Revolusi Mindset ; One Day No Rice Untuk Indonesia Sehat dan Sejahtera

Dr.Ir.H. Nur Mahmudi Isma’il, M.Sc.  

10% OFF Rp 61,000

Rp 54,900

1,320 Stok tersedia

“Belum makan kalau belum makan nasi. Tidak nendang kalau belum makan nasi” adalah ungkapan yang berlaku bagi sebagian masyarakat Indonesia yang telah terdistorsi pola makan dan pola pikirnya (mindset). Beragam jenis karbohidrat yang ada dibandingkan hanya berdasarkan perbandingan kadar protein sehingga mendorong masyarakat untuk lebih memilih mengonsumsi beras padi daripada jagung ubi atau singkong. Padahal komparasi protein yang ada antara nasi dan gandum dengan jagung ubi atau singkong tidak sebanding dengan indeks glikemiks nasi dan gandum yang lebih berbahaya. Dikatakan berbahaya karena dapat memicu munculnya penyakit degeneratif seperti diabetes dan penyakit komplikasi lainnya.


Ketika Anda memilih makanan yang mengandung indeks glikemiks rendah seperti jagung ubi atau singkong berarti Anda sudah peduli terhadap kesehatan. Buku ini sebagai pemandu Anda dalam mengubah cara pandang Anda terhadap pola konsumsi dan kesehatan. Tidak hanya akan berdampak pada diri Anda sendiri tetapi juga pada masayarakat keseluruhan jika mindset tentang pangan lokal nonberas dan nonterigu berubah. Bahkan pada akhirnya akan ikut serta dalam menjaga kesehatan Indonesia. “Belum makan kalau belum makan nasi. Tidak nendang kalau belum makan nasi” adalah ungkapan berlaku di sebagian besar masayarakat Indonesia. Akan tetapi apakah hanya nasi sebagai satu-satunya bahan pokok sumber karbohidrat? Bagaimanakah dengan jagung ubi singkong atau sumber karbohidrat nonberas lainnya yang memiliki indeks glikemiks yag lebih rendah dari nasi.