BUKU HAMKA - Adat Minangkabau Menghadapi Revolusi

Buya Hamka adalah ulama, sastrawan, politikus, pahlawan nasional Indonesia dan Ketua Majelis Ulama Indonesia pertama. Buya Hamka merupakan tokoh Indonesia yang fenomenal karena dia terkenal di dalam dan luar negeri. Dalam 73 tahun usianya, Buya Hamka telah menulis 90-an buku. Pemikiran dan karya-karyanya fenomenal dan terkenal sepanjang zaman, antara lain Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck, Di Bawah Lindungan Kakbah, dan Tafsir al-Azhar.  

Buku karya Buya Hamka Adat Minangkabau Menghadapi Revolusi pertama kali dikeluarkan pada pertengahan tahun 1946, ketika revolusi Indonesia sedang bergolak. Buya Hamka yang merupakan orang asli Minang, mengungkapkan keprihatinannya terhadap masalah-masalah yang dihadapi masyarakat Minang.

Karya Buya Hamka Adat Minangkabau Menghadapi Revolusi menceritakan pandangan Buya Hamka tentang:

• tradisi dan adat istiadat yang menurutnya sebagai penderitaan yang harus diubah, tentu disesuaikan dengan zaman dan hukum syara`

• perubahan adat pasti akan terjadi dilihat dari segi sejarah.  

• Pandangan Buya Hamka yang diakui oleh orang Minang terpelajar.

SKU: 2842
Tersedia 297 In stock
60,000 5% OFF
Rp. 57,000
ADAT MINANGKABAU MENGHADAPI REVOLUSI
Karya Buya Hamka
\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\"Orang sudah maklum bahwa saya tidak membenci adat saya tidak mengutuki kampung halaman saya hanya menjelaskan kenyataan.\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\"
(Salah satu kutipan HAMKA dari buku ADAT MINANGKABAU MENGHADAPI REVOLUSI)
Penulis Buya Hamka
Kategori BUKU HAMKA
Sub Kategori Pemikiran
ISBN 978-602-250-916-5
Jumlah Hal 164
Terbit 6/2021
Berat 0.213 Kg
Cetakan ke 1
Ukuran 14.5 x 20.5

Produk Terkait